Instalasi Wireless LAN pada SuSE 10.2 February 9. 2007
Kata orang (entah kata siapa saja),
instalasi WLAN di Linux cukup susyah. Mengingat saya sebal jika harus mengecek
kabel saat ada masalah jaringan, saya mengganti ethernet card dengan wireless
LAN (WLAN) dan menyiapkan amunisi berupa Ndiswrapper dan paket-paket yang
dibutuhkan jika terpaksa melakukan instalasi driver menggunakan driver yang
disediakan untuk Windows.
Pertama kali memasang WLAN Card tipe D-Link
Air Plus G (DWL-G510), saya langsung menggunakan ndiswrapper. Driver sukses
terinstall (menggunakan perintah ndiswrapper -i /nama/lokasi/file/inf). Meski
driver sukses terinstall, WLAN Card-nya sendiri tidak terdeteksi. Alamak .
Baca-baca
referensi, akhirnya saya pindahkan lokasi PCI tempat card dipasang dan melakukan
deteksi ulang. Langkah ini membawa kesuksesan dengan tahapan sebagai berikut
:
Langkah
pertama, deteksi PCI dengan perintah lspci pada
Konsole, menghasilkan keluaran :
00:09.0 Ethernet controller: Atheros
Communications, Inc. AR5212 802.11abg NIC (rev 01)
Jangan lanjutkan langkah apapun jika perintah
lspci pada konsole tidak mendeteksi WLAN Card (ethernet controller wireless)
anda. Kemungkinan besar wlan card belum terpasang dengan baik.
Jika
langkah diatas bisa mendeteksi chipset, langkah berikutnya lebih mudah. Karena
sudah terdeteksi chipsetnya adalah Atheros AR5212, saya memutuskan tidak
menggunakan ndiswrapper melainkan menggunakan madwifi.
Saya download driver madwifi
dari http://www.madwifi.org/suse dan
mengambil driver untuk SuSE 10.2.
Ada banyak file rpm, namun yang
diperlukan hanya 2, yaitu :
1. madwifi-0.9.2.1-0.1.i586.rpm
2.
madwifi-kmp-default-0.9.2.1_2.6.18.2_34-0.1.i586.rpm
Fie yang kedua
harus disesuaikan dengan kernel yang digunakan. Saya tidak mengubah-ubah kernel,
karenanya saya gunakan yang default.
Langkah
kedua, install kedua file tersebut :
rpm -ivh
madwifi-0.9.2.1-0.1.i586.rpm
rpm -ivh
madwifi-kmp-default-0.9.2.1_2.6.18.2_34-0.1.i586.rpm
Untuk memastikan
modulnya terdeteksi dan diload, saya melakukan proses reboot. Setelah proses
reboot, perintah ifconfig sudah mendeteksi bahwa ada wlan card dengan nama ath0.
Langkah berikutnya hanya perlu memastikan wlan card sudah up dengan perintah
:
ifup ath0
Langkah ketiga,
melakukan setting wlan card yang sudah terdeteksi melalui YAST | Network
Devices | Network Card. Proses ini memerlukan :
- IP statis /
DHCP
- SSID Access Point
- Enkripsi yang digunakan
Setelah
semuanya disetting, perintah ifconfig -a menghasilkan output sbb
:
ath0 Link
encap:Ethernet HWaddr 00:17:9A:01:44:D1
inet addr:192.168.0.231
Bcast:255.255.255.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr:
fe80::217:9aff:fe01:44d1/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING
MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:7126 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0
TX packets:2809 errors:0 dropped:0 overruns:0
carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:1830666
(1.7 Mb) TX bytes:325915 (318.2 Kb)
Dengan demikian, Wlan sudah
berjalan dengan baik.
Note : Perhatikan chipset yang digunakan. Wlan
card dengan merk dan tipe sama bisa jadi memiliki chipset yang berbeda. Oh ya,
saya menggunakan Gnome, makanya tampilan diatas adalah Gnome Network Manager
Applet.
Link bermanfaat :
1. http://susewiki.org/index.php?title=Setting_up_Atheros_Wireless_cards
2.
http://nextgen.no-ip.org/~andrew/linux/ndiswrapper/ndiswrapperinfo10-32bit.php







